Satu kisah tentang perjuangan hidup seorang ibu muda di satu sisi dan kedermawanan seseorang yang tidak dikenal di sisi lain.
Ibu muda 28 tahun, Xiao Lin dari Chongqing ini membawa dua anaknya berdagang makanan dengan gerobak di tengah musim dingin untuk bertahan hidup dan mengumpulkan biaya untuk putranya yang menderita penyakit jantung bawaan. Sementara ayah dari puteranya mengahiri hidupnya karena tidak tahan menanggung beban hidup.
Ketangguhan wanita muda ini mengagumkan. Ungkapan yang dia pakai: “陰霾是留給自己的” (yīn mái shì liú gěi zìjǐ de) ‘Mendung itu disimpan untuk diri sendiri’ dibalut senyum dan tawa, sedikit banyak mencerminkan kedewasaannya menghadapi badai kehidupan. Dia cenderung akan mudah untuk bahagia dalam kondisi apapun…
Dari luar, kita memang tidak pernah tahu apa yang sedang dihadapi oleh seseorang.
Anak-anaknya yang masih kecil seakan mengerti keadaan ibunya. Putrinya digendongan tidak tampak rewel di tengah udara yang dingin. Putranya sempat menyeka airmata ibunya dan sangat sopan.
Penderitaan yang dalam membuat kita lebih mudah melihat realitas hidup dengan lebih nyata, dan dapat mentransformasi batin menjadi lebih eling, melepas, dan arif. Kelihatan Xiao Lin ini melewati itu semua dengan baik. Sayangnya tidak semua orang bisa melewatinya, salah satunya mungkin suaminya itu. Depresi yang dalam pada satu titik akan mengkalutkan semua pikiran kita yang akan terus menggulung dan menyebabkan kita tidak bisa melihat jalan keluar, tapi jalan pintas. Bukan karena dia tidak bisa berpikir, tapi justru tidak berhenti berpikir, didera oleh rasa bersalah, kecemasan masa depan, dan tidak cukup kesadaran untuk menghentikannya atau menerima dan melepaskannya. Very unfortunate…
Meskipun ini satu konten dimana pembuatnya bisa mendapatkan keuntungan finansial, namun menyisihkan 50,000 Yuan (setara Rp.110jt) untuk membantu ibu muda ini dan anaknya adalah kedermawanan sekaligus kewelas-asihan. Keharuan dari pemberi yang tidak mau memperlihatkan diri ini tidak dapat disembunyikan saat ibu muda dan anaknya memberi penghormatan. I hate to admit that I was crying…
Info terakhir, para dermawan didunia maya mengumpulkan lebih dari 300,000 Yuan (sekitar Rp660jt) untuk kelanjutan operasi jantung putranya.
Versi asli dari pembuat videonya:
Perth, 23 January 2025